Kerusakan parah di jalur lintas barat Sumatra membuat Tapanuli Tengah dan Sibolga terisolir total. Pemerintah mengebut pembukaan akses dan suplai logistik. (Foto Dok. BNPB Sumatra Barat)
MEDAN, BEENEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara terus mempercepat penanganan bencana banjir dan longsor di berbagai wilayah. Meski sejumlah jalur utama sudah kembali dapat dilalui, dua daerah masih terputus total dan belum bisa ditembus lewat darat, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga.
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan sebagian besar wilayah kini mulai bisa disuplai bantuan. Namun, kondisi di dua daerah pesisir barat tersebut masih sangat berat akibat kerusakan akses yang parah.
“Untuk delapan kabupaten/kota sudah bisa ditembus bantuan kami lewat jalur darat. Tapi dua daerah, Tapteng dan Sibolga, masih belum bisa kami suplai karena akses terputus total,” ujar Bobby Nasution dikutip dari CNN Indonesia Jumat (28/11).
Menurut Bobby, Pemprov telah menyiapkan langkah alternatif agar bantuan tetap dapat masuk. Dua unit helikopter disiagakan melalui kerja sama dengan TNI untuk menjangkau lokasi-lokasi terdampak yang terisolir.
“Selain itu, pembersihan material longsor terus dilakukan untuk membuka jalur logistik dan memulihkan komunikasi,” kata Bobby.







