Demo Anti-Pemerintah Memanas, Kantor Partai Presiden Dirusak Massa

Ilustrasi (Unsplash/MohammadMardani)

 

JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Demonstrasi anti-pemerintah di Serbia memanas dan berujung ricuh pada Kamis waktu setempat. Di Novi Sad, kota terbesar kedua di Serbia, puluhan pengunjuk rasa memecahkan kaca, merusak furnitur, dan memercikkan cat ke kantor Partai Progresif Serbia (SNS), partai berkuasa yang dipimpin Presiden populis Aleksandar Vucic.

 

“Pergi,” teriak massa, merujuk pada 13 tahun kekuasaan Vucic, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (15/8/2025).

 

Polisi anti huru-hara segera menutup beberapa blok jalan dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Kerusuhan juga pecah di ibu kota Beograd, di mana ratusan pengunjuk rasa dan pendukung pemerintah saling melempar suar dan petasan di jalan utama kota.

Baca Juga :  Pengamat Apresiasi KPK Naikkan Kasus Jual Beli Kuota Haji ke Penyidikan

 

Menteri Dalam Negeri Ivica Dacic menyebut bentrokan turut terjadi di Pančevo dan Sabac. Ia mengatakan sedikitnya lima petugas terluka. “Polisi harus bertindak untuk mencegah serangan,” ujarnya dalam konferensi pers di Beograd.

 

Media lokal N1 TV melaporkan sedikitnya lima demonstran telah ditahan. Presiden Vucic menegaskan akan ada penangkapan lebih lanjut. “Jelas mereka tidak menginginkan perdamaian. Akan ada lebih banyak penangkapan,” katanya dalam siaran Informer TV.

 

Partai oposisi Partai Kebebasan dan Keadilan menyebut salah satu wakilnya, Pedja Mitrovic, terluka dan kini dirawat di rumah sakit. “Beginilah cara pemerintahan Vucic memandang Serbia,” tulis partai tersebut dalam pernyataan resmi.

Lihat Berita Terkait

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita yang mungkin anda suka!