Pemerintah Diminta Berani Tertibkan Truk ODOL

Ilustrasi *(AI Generative Image)

 

JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Kendaraan komersial bus dan truk dengan Over Dimension and Over Load (ODOL) dinilai sudah merajalela di Indonesia. Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk berani menertibkan praktik tersebut.

 

Masalah ODOL disebut merugikan negara secara materi, terutama akibat tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan tersebut. Selain itu, ODOL juga memberikan dampak negatif terhadap infrastruktur jalan di Tanah Air.

 

“Harus ada langkah berani dan bijak dari pemerintah untuk menertibkan truk berdimensi dan bermuatan lebih. Tentunya dengan memperhatikan dan mempertimbangkan masalah kemanusiaan, sosial, dan ekonomi,” kata Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah MTI Pusat, Djoko Setijowarno, Senin (11/8), dilansir dari Antara.

Baca Juga :  Kalahkan Inggris, Prancis Melaju ke Semifinal Piala Dunia

 

Djoko memaparkan, berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2025, setiap tahun terjadi pemborosan keuangan negara sebesar Rp47,43 triliun akibat kerusakan jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

 

Sementara itu, menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang mengolah data Kepolisian RI, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang mencapai 10,5 persen, menjadi yang tertinggi kedua di Indonesia.

Lihat Berita Terkait

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita yang mungkin anda suka!