Source Image: (Unsplash/CHUTTERSNAP)
JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Volker Türk, mengecam keras rencana Israel untuk mengambil alih kekuasaan militer penuh atas Jalur Gaza, Jumat (8/8/2025).
Dalam pernyataan resminya, Türk menyebut langkah tersebut hanya akan memperburuk penderitaan rakyat Palestina dan harus segera dihentikan. “Berdasarkan seluruh bukti sejauh ini, eskalasi lebih lanjut ini hanya akan mengakibatkan pengusiran massal secara paksa, lebih banyak pembunuhan, penderitaan yang tak tertahankan, kehancuran yang tidak masuk akal, dan kejahatan kebiadaban,” tegas Türk, dilansir Reuters.
Ia menegaskan bahwa rencana Israel tersebut bertentangan langsung dengan keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) yang sebelumnya memerintahkan Israel untuk segera mengakhiri pendudukannya di wilayah Palestina.
Lebih lanjut, rencana itu juga dinilainya berlawanan dengan komitmen internasional terhadap solusi dua negara dan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. “Alih-alih memperparah perang ini, Pemerintah Israel seharusnya mengerahkan seluruh upayanya untuk menyelamatkan nyawa warga sipil di Gaza dengan mengizinkan bantuan kemanusiaan mengalir secara penuh dan tanpa hambatan. Para sandera harus segera dan tanpa syarat dibebaskan oleh kelompok bersenjata Palestina,” ujarnya.








