Foto Ilustrasi (AI Generated Image)
JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo diserang sekelompok orang tak dikenal pada Minggu dini hari (6/7), sekitar pukul 03.00 WITA. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas kantor mengalami kerusakan serius.
Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo saat ini telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi guna mengungkap pelaku serta motif dari penyerangan tersebut. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro.
“Iya benar, untuk saksi-saksi sudah ada lima orang yang diperiksa,” ujar Desmont kepada media, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (7/7.
Meski begitu, pihak kepolisian belum bersedia menjelaskan secara rinci kronologi maupun motif perusakan tersebut.
“Masih proses penyelidikan ya,” tambahnya.
Insiden itu terjadi di Kantor Satpol PP yang berlokasi di Jalan Sultan Botutihe, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Penyerangan diduga bermula dari tindakan Satpol PP yang sebelumnya menutup paksa sebuah kafe yang kedapatan menjual minuman keras (miras) tanpa izin.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menduga kuat bahwa serangan itu berhubungan dengan adanya hubungan keluarga antara pemilik kafe dan oknum aparat kepolisian.










