Foto Ilustrasi (AI Generated Image)
BEENEWS.CO.ID – Leher terasa nyeri, menjalar ke bahu, lalu ke tangan. Awalnya dianggap biasa. Namun tanpa disadari, itu bisa menjadi pertanda awal dari kondisi serius bernama saraf kejepit di leher, yang jika dibiarkan, dapat menyebabkan gangguan gerak hingga kelumpuhan sebagian.
Di era kerja jarak jauh dan gaya hidup menunduk di depan layar, kasus herniated cervical disc semakin banyak terjadi, bahkan di kalangan usia muda. Seiring dengan kemajuan teknologi medis, kini tersedia metode operasi modern berupa penggantian diskus servikal dengan implan buatan (disc replacement)—prosedur yang menawarkan harapan baru bagi para pasien dengan gejala berat.
Gejala yang Tak Boleh Diabaikan
Gejala dari herniated disc servikal tidak selalu jelas. Beberapa pasien hanya merasakan nyeri leher, sementara yang lain mengalami kesemutan atau kelemahan otot pada lengan.
Menurut Dr. Brian Kwon, profesor bedah ortopedi dari University of British Columbia, tekanan pada saraf servikal dapat menyebabkan gangguan motorik signifikan jika tidak segera ditangani. Dalam jurnal Global Spine Journal tahun 2020, Kwon menuliskan bahwa “Cervical disc herniation can result in severe neurologic deficits if left untreated”.
Kapan Harus Operasi?







