Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Ist)
JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Pengamat politik sekaligus Founder & Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan bahwa peran Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terlalu aktif dalam menjembatani isu-isu nasional.
“Peran aktif Dasco bisa diapresiasi, apalagi dalam konteks menjaga stabilitas nasional di masa transisi. Tapi jika terlalu sering masuk ke ranah eksekutif, batas antara fungsi legislatif dan eksekutif bisa menjadi kabur,” ujar Pangi, dikutip Minggu (22/6/2025).
Menurut Pangi, dalam sistem presidensial, prinsip pemisahan kekuasaan (trias politica) harus dijaga ketat. DPR sebagai lembaga legislatif semestinya menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi, bukan menjadi perpanjangan tangan komunikasi kebijakan pemerintah.
“Kalau pimpinan DPR terlalu aktif menjelaskan atau mengklarifikasi kebijakan eksekutif, publik bisa bingung. Bahkan bisa memunculkan kesan bahwa fungsi pengawasan DPR melemah. Ini bisa jadi preseden buruk secara ketatanegaraan,” tambah Pangi.
Meski begitu, ia mengakui bahwa peran seperti Dasco tetap dibutuhkan dalam masa-masa politik yang rentan, seperti saat ini. Figur penghubung antara elite partai, pemerintah, dan masyarakat tetap relevan untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka dan cepat.









