KPK Usut Dugaan Aliran Dana Operasional Papua untuk Pembelian Jet Pribadi

Foto Ilustrasi

 

JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan korupsi dalam pengelolaan Dana Penunjang Operasional dan Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Provinsi Papua yang mencapai nilai fantastis Rp1,2 triliun. Uang tersebut diduga mengalir untuk pembelian sebuah jet pribadi.

 

“Penyidik menduga aliran dana dari hasil tindak pidana korupsi tersebut salah satunya digunakan untuk pembelian private jet yang saat ini keberadaannya di luar negeri,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/6).

 

Pada hari yang sama, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gibrael Isaak, seorang pengusaha maskapai swasta asal Singapura yang diduga terlibat dalam transaksi jet pribadi tersebut. Gibrael diketahui merupakan Presiden Direktur PT Rio De Gabriello (RDG).

Baca Juga :  Sebanyak 1,04 Kg Sabu di Musnahkan Polres Kotim

 

Gibrael telah beberapa kali diperiksa dalam rangka penyidikan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret nama mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe (almarhum). Dalam perkara itu, Lukas diduga memerintahkan Gibrael membawa uang tunai dalam jumlah miliaran rupiah menggunakan pesawat jet milik perusahaan.

 

KPK juga telah memeriksa WT, penyedia jasa penukaran uang (money changer) di Jakarta, untuk menelusuri lebih jauh aliran dana dari kasus ini.

Lihat Berita Terkait

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita yang mungkin anda suka!

Berita Populer Bulan Ini