Keterangan foto:
Foto illustrasi.
JAKARTA, BEENEWS.CO.ID — Kasus gagal ginjal di Indonesia terus meningkat. Ironisnya, banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa kebiasaan mereka sehari-hari justru bisa menjadi pemicu utama kerusakan ginjal.
Apa Itu Gagal Ginjal?
Gagal ginjal adalah kondisi ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dan cairan dari darah. Akibatnya, racun menumpuk dan dapat menimbulkan gejala serius seperti kelelahan, pembengkakan, mual, hingga gangguan irama jantung.
Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa jumlah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis (cuci darah) meningkat setiap tahun. Pada 2023 saja, terdapat lebih dari 100 ribu pasien aktif yang terdata menjalani prosedur ini secara rutin.
Siapa yang Berisiko?
Mereka yang menderita hipertensi dan diabetes berada di posisi paling rentan, namun gaya hidup tidak sehat juga menjadi pemicu yang tidak kalah serius. Konsumsi garam berlebihan, kurang minum air putih, dan penggunaan obat pereda nyeri secara sembarangan diketahui dapat mempercepat kerusakan fungsi ginjal.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengingatkan bahwa faktor lingkungan dan gaya hidup urban modern ikut berkontribusi terhadap meningkatnya kasus gangguan ginjal di usia produktif.
Kapan Harus Waspada?
Gejala gagal ginjal sering kali tidak tampak pada tahap awal. Namun beberapa tanda yang patut diwaspadai meliputi:










