Program Makan Bergizi Gratis. (Instagram/badangizinasional.ri)
JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih banyak masalah.
Terlebih lagi, baru-baru ini terdapat kasus keracunan diduga karena makanan basi program MBG di Cianjur, Jawa Barat. Sejumlah ratusan anak sekolah menjadi korban keracunan. Oleh karena itu, Trubus mendorong adanya pembenahan.
“Jadi memang MBG ini sangat luas sekali karena tata kelolanya harus dibenerin dalam konteks jangka panjang. Dalam setahun ini harus ada pembenahan-pembenahan,” kata Trubus kepada Beenews.co.id, dikutip Senin (28/4/2025).
Trubus juga mewanti-wanti agar ada pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran untuk program tersebut. “Harus tegas karena kalau enggak itu dana yang nyeleweng juga banyak,” ujarnya.
Trubus menilai bahwa sebetulnya program MBG merupakan program yang baik. Apalagi animo masyarakat terbilang tinggi dengan adanya program baru ini. Namun, ia meyakini bahwa tata kelolanya harus diperbaiki.
“Kebijakan ini persoalannya ada di tata kelola. Tata kelolanya itu kan melalui dapur MBG. Badan Gizi Nasional menunjuk dapur itu. Dapur ini tidak menyerap aspirasi masyarakat mengenai selera makan anak-anak,” kata Trubus.









