MEDAN, BEENEWS.CO.ID – Polisi berhasil mengungkap motif di balik pembunuhan tragis yang dilakukan oleh Panji Satria (25) terhadap teman kencannya, ET (32), yang juga mengakibatkan pembatalan pernikahannya dengan calon istrinya di Kota Medan. Motif pembunuhan ini ternyata terkait dengan niat Panji untuk mengambil kalung milik korban.
Kompol Teuku Fathir Mustafa, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, menyatakan, “Tersangka diduga tergerak untuk melakukan tindakan ini setelah korban melakukan perlawanan saat tersangka mencoba merebut kalung yang dipakai korban. Niat untuk mencuri muncul ketika tersangka melihat korban mengenakan kalung.”
Keduanya sebelumnya telah saling kenal dan sering berkomunikasi melalui media sosial. Peristiwa tragis terjadi setelah hubungan suami istri antara Panji dan ET. Kasus ini menjadi semakin kompleks karena pembunuhan tersebut diawali dengan upaya pencurian kalung korban.
“Tersangka dihadapkan pada sejumlah pasal hukum karena perbuatannya yang terbilang kompleks. Awalnya, tersangka mencoba mencuri kalung korban, namun situasi berubah tragis ketika korban meninggal akibat dicekik oleh tersangka. Saat ini, tersangka telah diamankan dan ditahan dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kompol Fathir.
Mantan Kapolsek Medan Baru ini menjelaskan bahwa Panji batal menikah karena tersandung kasus pembunuhan tersebut. Informasi ini dibenarkan oleh Frans, sepupu tersangka, yang menyatakan bahwa Panji menyerahkan diri pada Sabtu malam sebelum rencana pernikahannya pada Minggu pagi.










