KATINGAN, BEENEWS.CO.ID – Masyarakat Desa Tumbang Panggo, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, sangat mengharapkan adanya akses jalan yang memadai untuk dilalui. Pasalanya dari jalan desa di wilayah hilir tersebut menuju ibukota ke Kecamatan Tasik Payawan dan ke Desa Luwuk kiri ini cukup memprihatinkan dan masih belum dilakukan pengerasan.
Salah satu warga Desa Tumbang Panggo, Effendi menuturkan jika masyarakat sangat mengharapkan peningkatan jalan tersebut bisa direalisasikan pada Tahun Anggaran 2024 mendatang. Selain agar mudah untuk dilalui pengendara, juga untuk memperlancar dalam pengangkutan barang. Jika jalan tersebut ditingkatkan, diperkirakan jarak tempuh ke Kasongan hanya 40 menit saja.
“Peningkatan jalan ini penting, karena juga dapat berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar. Panjang jalan yang belum ditingkatkan sekitar dua kilometer dari Desa Luwuk kiri- Desa Tumbang Panggo. Sementara dari Tumbang Panggo menuju ibukota kecamatan, sepanjang satu kilometer. Jadi total ruas yang perlu segera ditingkatkan sepanjang kurang lebih tiga kilometer,” ujarnya, baru-baru ini.
Menurut Effendi, keadaan jalan yang ada sekarang dianggap masih sangat kurang memadai untuk dilalui kendaraan. Jika musim hujan tiba, badan jalan akan menjadi sangat licin dan becek.
“Jalan yang berada di belakang Desa Tumbang Panggo ini masih rendah, perlu peningkatan, pengerasan dan penimbunan,” sebutnya.
Dia menyebut, masyarakat secara swadaya membuat titian papan dan jembatan gorong-gorong kayu bulat agar kendaraan roda bisa melintas. Untuk pembangunannya, diperkirakan menghabiskan dana kurang lebih Rp. 20 Juta.
“Untuk pembuatan jalan tersebut tidak boleh menggunakan Dana Desa, karena merupakan wewenang kabupaten,” ujarnya.
(KTM)







