Warga Lampuyang Temukan Bayi Bekantan Turun ke Pemukiman, Diduga Akibat Karhutla

KOTIM, BEENEWS.CO.ID – Dampak Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur, tepatnya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, yang terjadi dalam tiga pekan terakhir.

 

Membuat hewan yang selama ini tinggal di hutan keluar mencari tempat aman dari titik api hingga sampai ke pemukiman.

 

Komandan pos Balai Konservasi Sumber
Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah mengatakan pihaknya mendapat laporan ada warga Desa Lampuyang menemukan satu ekor bayi bekantan.

 

“Pada Selasa (17/18/2023) sekitar pukul 08.40 kami mendapat laporan dari Anggota Polsek Teluk Sampit, kalau ada seorang warga dari Desa Lampuyang, melapor ada menemukan satu ekor bayi bekantan,” terang Muriansyah.

Baca Juga :  Lezatnya Bingka Kuliner Khas Ramadan Pelengkap Buka Puasa

 

Pihak BKSDA langsung menghubungi warga Lampuyang tersebut yakni bernama Iqbal.

 

Ia menjelaskan bayi bakantan tersebut didapat dari tetangganya tepat dibelakang rumahnya.

 

“Saat itu kami melihat dari pagi hingga siang bayi bekantan itu berada dibelakang rumah dan juga menangis sendirian tanpa induk dan rombongannya,” ujar iqbal menjelaskan.

 

Adapun Iqbal dan warga yang lain menduga kemunculan bayi bekantan ini muncul kepemukiman warga dikarenakan adanya Karhutla yang cukup masif di wilayah mereka.

 

“Didaerah Lampuyang dan sekitarnya ini kan memang sering terjadi Karhutla,mungkin sudah 3 minggu terakhir karhutla terjadi diwilayah kami, karena karhutla ini lah bayi bekantan ini turun ke pemukiman warga,” katanya.

Baca Juga :  Ayah dan Anak Pelaku Pembunuhan di Kapuas Berhasil Dibekuk Polda Kalteng

Lihat Berita Terkait

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita yang mungkin anda suka!