JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengingatkan para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) bertindak selayaknya sebagai negarawan, tidak mementingkan kepentingan segelintir kelompok. PDIP juga menyinggung karma politik jika norma tidak ditegakkan dengan tepat.
“Sekiranya prinsip kenegarawanan hakim MK digadaikan bagi kepentingan lain, maka akan ada karma politik,” kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Senin (16/10/2023).
Menurut Hasto, jika putusan MK tidak mencerminkan kepentingan umum dan kebenaran, akan ada konsekuensinya. Salah satunya akan terjadi gejolak di masyarakat hingga tercipta suatu moral force.
Maka dari itu, ia khawatir jika MK akan kehilangan rohnya sebagai penjaga konstitusi dan juga kepercayaan masyarakat. Mengingat, kedua hal itu sangat penting dalam kehidupan bernegara.
“Ketika etika politik, norma kebenaran dan kebaikan bagi kepentingan umum dilanggar, maka akan menjadi perbincangan rakyat, dan tercipta suatu moral force,” ucap Hasto.
Meski begitu, Hasto mengimbau kepada seluruh simpatisan hingga kader PDIP tidak turun ke jalan untuk berdemo.
“PDI Perjuangan menginstruksikan agar seluruh simpatisan, anggota dan kader partai serta pendukung Ganjar Pranowo untuk tidak melakukan demo ke MK,” pungkasnya.
(Fakhry)







