JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Temuan baru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukan bahwa kuatnya suara PDI Perjuangan berkaitan erat dengan kondisi ekonomi dan kinerja Presiden Jokowi yang dievaluasi positif oleh publik.
“Ada asosiasi yang sangat positif antara penilaian warga pada kondisi ekonomi dengan elektabilitas PDI Perjuangan,” ujar pendiri SMRC, Siaful Mujani, dalam keterangan tertulis, Kamis, (10/8/2024).
Saiful mengatakan bahwa korelasi antara elektabilitas PDIP dengan Jokowi sebetulnya sudah dimulai sebelum 2014 lalu. Kala itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menapat penilaian negatif dari publik karena munculnya Jokowi sebagai alternatif.
“Tidak diketahui secara persis apakah Jokowi yang menyebabkan PDI Perjuangan menguat atau Jokowi menguat karena PDI Perjuangan. Namun yang pasti keduanya berasosiasi,” kata Saiful.
Saiful mengatakan bahwa hubungan harmonis antara evaluasi kinerja Jokowi dan elektabilitas PDIP masih berlangsung hingga hari ini. SMRC mencatat tingkat kepuasan publik kepada Presiden Jokowi terbilang tinggi dalam beberapa periode waktu, yakni kerap di atas 70%.
Di saat yang bersamaan, elektabilitas PDIP mengalami penguatan hingga mencapai 28% pada Juli 2023 lalu Hingga saat ini elektabilitas PDIP masih yang tertinggi dibanding parpol-parpol lainnya. Saiful mengatakan bahwa salah satu penjelasannya adalah karena penilaian positif terhadap kinerja presiden berhubungan erat dengan kinerja pemerintah.







