BEENEWS.CO.ID – Harga minyak global turun lebih dari 1% pada hari Senin, mundur dari kenaikan minggu lalu, karena ketidakpastian ekonomi China mengalahkan pemangkasan produksi OPEC+ dan penurunan ke-7 berturut-turut dalam jumlah rig minyak dan gas yang beroperasi di Amerika Serikat. Senin (19/6/2023)
Minyak mentah Brent turun 78 sen atau 1% menjadi diperdagangkan pada $75,83 per barel pada pukul 06.55 GMT, setelah turun sebanyak $1,27 menjadi $75,34.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 76 sen atau 1,1% menjadi $71,02, setelah tergelincir $1,15 menjadi $70,63.
Minggu lalu, harga Brent naik 2,4% dan WTI naik 2,3%.
Saat dilansir dari Reuters, “Tidak pastinya ekonomi China mungkin menjadi penyebab penjualan setelah pemulihan pasar minyak selama dua hari menjelang keputusan The People’s Bank of China (PBOC) mengenai suku bunga pinjaman dasar (LPR) minggu ini,” kata Tina Teng, analis di CMC Markets.
Sejumlah bank besar telah menurunkan perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China tahun 2023 setelah data bulan Mei minggu lalu menunjukkan pemulihan pascapandemi di ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut sedang melemah.
China diperkirakan akan menurunkan suku bunga pinjaman dasar pada hari Selasa, menyusul penurunan serupa dalam pinjaman kebijakan menengah minggu lalu untuk mendukung pemulihan ekonomi yang goyah.










