Foto Gerbang Tol Jomo Kenyatta International Airport di Jalan Tol Nairobi Expressway yang dikerjakan oleh China Road (Source Reuters)
BEENEWS.CO.ID – Hacker-hacker asal Tiongkok menargetkan pemerintah Kenya dalam serangkaian intrusi digital yang meluas selama bertahun-tahun terhadap kementerian-kementerian kunci dan lembaga-lembaga negara, menurut tiga sumber, laporan penelitian keamanan cyber, dan analisis data teknis Reuters terkait dengan serangan tersebut. Rabu (24/5).
Dua sumber menyimpulkan bahwa serangan tersebut bertujuan, setidaknya sebagian, untuk memperoleh informasi tentang utang yang harus dibayarkan kepada Beijing oleh negara di Afrika Timur tersebut, Kenya merupakan mata rantai strategis dalam Inisiatif Jalur dan Jalan rencana Presiden Xi Jinping untuk jaringan infrastruktur global.
“Lepas ini, kemungkinan akan terjadi kompromi lebih lanjut saat kebutuhan untuk memahami strategi pembayaran yang akan datang menjadi diperlukan,” demikian bunyi laporan penelitian yang ditulis oleh kontraktor pertahanan untuk klien pribadi, pada Juli 2021.
Saat dilansir dari Reuters, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa mereka “tidak mengetahui” adanya serangan peretasan semacam itu, sementara kedutaan Tiongkok di Britania Raya menyebut tuduhan tersebut “tanpa dasar” dan menambahkan bahwa Beijing menentang dan melawan “serangan siber dan pencurian dalam segala bentuknya”.







