Insiden Bendera Terbalik, PM Kamboja Minta Maaf

 

Tak hanya itu, menurut Retno, Presiden Jokowi juga turut menyampaikan apresiasi mendalam, lantaran Pemerintahan Kamboja yang memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Indonesia, untuk menggelar KTT ke-42 ASEAN.

 

“Di dalam pertemuan, Bapak Presiden juga menyampaikan apresiasi, terima kasih atas dukungan Kamboja terhadap keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun ini,” tegasnya.

 

Tak lupa, dalam Pertemuan Bilateral tersebut,

Retno pun membeberkan 2 isu yang dibahas antara Presiden Jokowi dan PM Hun Sen.

 

Mulai dari komitmen Indonesia untuk terus bekerja sama di bidang ekonomi dan infrastruktur. Serta soal bantuan Kamboja menyelamatkan WNI dari korban perdagangan manusia.

 

“Pertama adalah komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama ekonomi, termasuk keinginan Indonesia untuk terlibat di dalam pembangunan di Kamboja, terutama di dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur,” jelasnya.

Baca Juga :  Gempa Bumi Mengguncang Lembah Ouirgane Maroko, Tantangan Pemulihan Wisata di Tengah Tragedi Kemanusiaan

 

“Yang kedua, Bapak Presiden juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Kamboja pada saat kita harus menyelamatkan para WNI korban human trafficking terutama untuk kejahatan online scams,” tandasnya.

(Abdul)

Lihat Berita Terkait

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Berita yang mungkin anda suka!