Menu

Play Video

FTK Berdedikasi Jilid 3 ke Desa Patikalain, Tadil Harapkan MABA Mengabdi

Dewan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FTK)

HULU SUNGAI TENGAH, BEENEWS.CO.ID – Dewan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FTK) Universitas Islam Negeri Antasari (UIN Antasari) melaksanakan FTK Berdedikasi sebagai pengabdian masyarakat di Desa Patikalain, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. 

 

Presiden Mahasiswa (Presma) DEMA FTK, Mustadillah, menyampaikan bahwa tujuannya untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dalam mengabdi ke masyarakat di pedalaman Pegunungan Meratus.

 

“FTK Berdedikasi merupakan program DEMA FTK bekerjasama dengan sejumlah pimpinan di Fakultas Tarbiyah seperti dosen dan lainnya. Sebagai bentuk memfasilitasi mahasiswa FTK, baik semesteri 1-7 dan diseleksi,” ucap Tadil kepada Beenews.co.id, Kamis (26/1/2023).

 

Tadil mengatakan, FTK Berdedikasi itu adalah ciri khas dari program yang telah dilaksanakan DEMA FTK pada tahun ketiga ini. Dan tentunya, dia menyebut sebagaimana implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terhadap UIN Antasari.

 

“Target kami yaitu mahasiswa baru (MABA), agar mereka turut berkontribusi nyata ke masyarakat. Dan dapat mengimplementasikan apa yang diperoleh dan dimilikinya untuk dibagikan ke tengah masyarakat,” jelas dia.

 

Sebagai fungsi eksekutif mahasiswa, Tadil mengaku DEMA FTK hadir sebagai wujud kepedulian di masyarakat terpencil. 

 

Tak jauh dari tema, dia membeberkan bahwa FTK Berdedikasi mengusung pengabdian berkelanjutan 3T (Terpencil, Terdalam dan Terpinggirkan).

 

“Tidak hanya pembangunan sarana-prasarana, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir, karakter dan kebiasaan masyarakat setempat. Walau hanya 12 hari pelaksanaan kegiatan,” ungkap Tadil.

 

Selanjutnya, kegiatan Tadil bersama pengurus DEMA FTK bertujuan untuk mengkampanyekan bahwa pentingnya sebuah pendidikan di masyarakat. Kedua, dia turut menyinggung soal perekonomian dari hasil alam di Desa Patikalain. 

 

“Terbagi beberapa dusun, yaitu Bumbun, Ramang, Cabai dan Papagaran. Di sana banyak hasil alam, dan perlu dikembangkan dalam bentuk apapun seperti kerajinan atau produk lainnya, hingga menjadi sedemikian rupa,” ujarnya.

 

Tantangan berikutnya, Tadil mengarahkan sejumlah mahasiswa FTK agar mengayomi atau membina warga yang mualaf di Desa Patikalaian. 

 

Kendati, menurutnya warga di sana masih banyak memiliki kepercayaan Kaharingan, maka seyogyanya tugas mahasiswa mendampingi sesama penganut agama Islam yang baru mereka pegang.

 

Adapun kegiatan FTK Berdedikasi, yaitu ada tiga bidang seperti Penelitian dan Riset, Sosial dan Budaya, Pendidikan dan Keagamaan, plus ekonomi kreatif. 

 

“Kalau pendidikan fokus kepada Bimbel dan mengajar ke sekolah formal, sekaligus belajar sambil bermain,” kata pria kelahiran 2001 ini.

 

Sementara untuk bidang keagamaan, Tadil memaparkan soal bagaimana para mualaf diajarkan untuk tahapan berwudhu, shalat, mengaji dan sebagainya. 

 

Memang, dia menganggap tujuan dasarnya adalah mengajar dan belajar bersama. 

 

“Adapun, ekonomi kreatif. Kami mengeksplorasi potensi alam di sana,” ungkap dia.

 

Dengan eksplorasi itu, Tadil melihat potensi alam yang dapat dibuat menjadi hasil kerajinan alam seperti gelang simpai, butah, lanjung serta peralatan khas alam yang berhubungan dengan budaya setempat. 

 

Bahkan, dia menemukan banyak buah-buahan yang bertumbuh seperti ubi-ubian, pisang, sirsak dan lainnya. 

 

“Maka, kami ada produksi mie dari ubi jalar berwarna ungu,” katanya.

 

Terkait Sosial dan Budaya, Tadil menemukan fakta bahwa sejumlah warga atau anak-anak yang kedapatan melakukan tindakan keliru, maka pihaknya akan dekati dengan cara persuasif agar mengubah tingkah lakunya dan kulturnya.

 

“Ada sebagian anak-anak yang terpengaruh budaya luar, sehingga kata-kata yang keluar tidak patut didengar. Kami ubah secara perlahan,” tuturnya.

 

Terpisah, Kepala Desa (Pembakal) Patikalain Kasnan, mengucapkan terima kasih kepada sejumlah mahasiswa FTK UIN Antasari yang telah mengabdi dan membantu masyarakat di Desa Patikalain, dengan program-programnya tersebut. 

 

“Saya berharap di kemudian hari dapat kembali bekerjasama dengan mahasiswa serupa,” tandasnya.

(Rahim)

Play Video
WhatsApp Image 2024-06-15 at 14.24.22
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

Berita Populer Bulan Ini

graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha