Menu

Play Video

Mengapa TikTok Lebih Populer Ketimbang Shopee?

SURABAYA, BEENEWS.CO.ID – Tiktok Shop kini jadi perbincangan hangat disemua kalangan pecinta belanja. Hampir semua e-commerce dibuat minder, tidak terkecuali salah satu e-commerce raksasa di Indonesia seperti Shopee.

 

Baik Tiktok Shop maupun Shopee merupakan e-commerce yang paling banyak digunakan di Indonesia.

 

Meski terbilang baru, Tiktok Shop terbukti lebih popular ketimbang e-commerce pendahulunya yakni Shopee.

 

Pertanyaannya adalah, apa yang membuat warganet pecinta belanja online banyak yang berpindah ke Tiktok Shop?

 

Rupanya, di Tiktok Shop pengguna tidak hanya mendapatkan layanan gratis ongkir namun juga kupon belanja.

 

Sementara Shopee, pengguna harus membayarkan beberapa biaya tambahan seperti biaya ongkir, biaya layanan dan biaya berlangganan.

 

Sejak 23 Oktober 2022, Shopee menerapkan biaya layanan sebesar Rp 1000 untuk setiap transaksi.

 

Alasannya, biaya itu digunakan untuk pengembangan layanan yang lebih baik demi kenyamanan pelanggan.

 

“Biaya layanan mulai diterapkan per tanggal 23 Oktober 2022 untuk setiap transaksi fisik melalui situs atau aplikasi Shopee senilai Rp 1.000 per transaksi,” tulis Shopee di laman Pusat Bantuan.

 

Data terbaru dari ByteDance menggambarkan pertumbuhan pesat TikTok Shop di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

 

Nilai transaksi e-commerce di TikTok meroket selama 2022.

Terdapat dua fitur belanja pada TikTok, pemilik akun TikTok bisa membuka toko online di TikTok Shop atau berjualan melalui streaming di TikTok.

 

Survei Populix sebelumnya menyatakan Tiktok Shop telah digunakan oleh 45 persen masyarakat di Indonesia yang pernah belanja online menggunakan media sosial, lebih tinggi dari platform milik keluarga besar Meta yakni WhatsApp (21 persen), Facebook Shop (10 persen) dan Instagram Shop (10 persen).

 

Populix mengungkapkan Tiktok Shop lebih banyak digunakan perempuan. Sebaliknya, WhatsApp dan Instagram Shop lebih banyak digunakan laki-laki berusia 36-45 tahun.

 

Riset yang sama menyatakan 52 persen masyarakat Indonesia telah mengetahui tren transaksi jual-beli lewat media sosial atau social commerce.

 

Berdasarkan riset tersebut, TikTok dirasa lebih popular karena pembeli bisa berinteraksi langsung dengan penjual sekaligus menelusuri media sosialnya tanpa harus berganti aplikasi.

(Jeni)

 

Play Video
WhatsApp Image 2024-06-15 at 14.24.22
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

90 Sipir Penjara Disandra Narapidana di Ekuador

BEENEWS.CO.ID – Tahanan di Ekuador menyandera sekitar 90 sipir saat kerusuhan pecah di beberapa penjara di seluruh negeri. Situasi penyanderaan terjadi setelah bentrokan pecah antara

Berita Populer Bulan Ini

graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha