Menu

Play Video

Tiga Oknum Polisi Pamekasan Dilaporkan ke Propam Terkait Kekerasan Seksual dan Narkoba

Tim Bidpropam Polda Jatim

SURABAYA, BEENEWS.CO.ID – Diduga jual istrinya sendiri, oknum polisi Unit Sabhara Polres Pamekasan berinisial AD diamankan Tim Bidpropam Polda Jatim.

 

Tidak hanya menjual istrinya sendiri, pelaku juga diduga melakukan pelanggaran ITE hingga mengkonsumsi narkotika.

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto membenarkan bahwa oknum anggota Polres Pamekasan itu tengah diperiksa intensif oleh Propam Polda Jatim.

 

“Iya, yang bersangkutan diamankan di Polda Jatim dalam rangka riksa di Propam,” jawabnya, Sabtu (7/1/2023).

 

Selain AD yang berpangkat Aipda, diduga ada dua anggota lain yang turut diamankan.

 

“Belum ada update. Kalau sudah kami sampaikan. Sementara cukup itu dulu,” jelasnya.

 

Kasus ini berawal dari laporan MH yang mengadukan suaminya sendiri, Aipda AD.

 

Ia mengadukan bahwa suaminya sudah tega menjualnya kepada lelaki lain.

 

Dalam laporan itu, dia juga mengadukan dua anggota Polres Pamekasan lainnya, Iptu MHD dan AKP H yang dinas di Polres Bangkalan.

 

Berdasarkan aduan MH, ketiga polisi ini bersekongkol dan melakukan tindak kriminal yang berbeda-beda.

 

Aipda AD disebut dilaporkan dalam tindak pidana kekerasan seksual, pelanggaran ITE sekaligus narkotika.

 

Sementara AKP H, dilaporkan dalam tindak pidana ITE dan kekerasan seksual.

 

Kemudian Iptu MHD dalam perkara pemerkosaan.

 

Seorang sumber menyebut, Aipda AD, suami MH itu dilaporkan atas dugaan menjual sang istri, juga mengajak orang lain untuk menggauli istrinya.

 

“Kalau yang H dilaporkan dalam perkara ITE. Dia mengirimkan gambar alat vitalnya kepada AD agar ditunjukkan ke istrinya (MH) dengan maksud bahwa H ingin menyetubuhi MH,” katanya.

 

“Kalau MHD dilaporkan dalam perkara pemerkosaan, karena ikut menggauli paksa MH yang bukan istrinya sendiri,” tambah sumber tersebut.

 

Untuk tindakan kekerasan seksual yang menimpa MH, lanjut sumber ini, sudah sempat dilaporkan ke Polres Pamekasan pada 2020 lalu.

 

Namun, hasilnya malah orang lain yang dipidana, bukan para pelaku utama.

 

“Kabarnya mereka ini (tiga polisi) sebelum melakukan kekerasan seksual, juga mengkonsumsi narkoba,” jelas sumber tersebut.

(Jeni)

Play Video
WhatsApp Image 2024-06-15 at 14.24.22
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

Berita Populer Bulan Ini

graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha