Menu

Play Video

UNTAG Surabaya Raih Penghargaan sebagai Kampus Bebas Kekerasan Seksual

SURABAYA, BEENEWS.CO.ID – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menerima Anugerah Instansi Inspiratif Cerdas Berkarakter-Anti Kekerasan Seksual 2022 dari Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikbud Ristek RI, karena berhasil mewujudkan kampus bebas kekerasan seksual.

 

Penghargaan ini diberikan melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

 

“Setiap tahunnya Puspeka Kemendikbud Ristek menggelar Pekan untuk Sahabat Karakter (Pusaka),” ungkap Ketua Satgas PPKS Untag Surabaya Irmashanti Dhanadarta, Kamis (5/1/2021).

 

“Puspeka memberikan apresiasi pada instansi dan sosok inspiratif yang terlibat aktif dalam kampanye penguatan karakter,” kata Irma.

 

Menurut Dosen Prodi Ilmu Komunikasi itu, pemberian apresiasi merupakan hasil dari aksi nyata dari praktek baik dan penerapan Permendikbudrisrek Nomor 30 Tahun 2021.

 

Semuanya berdasarkan apa yang sudah dilakukan dan dilaporkan oleh instansi.

 

Satgas PPKS Untag Surabaya sendiri, telah rutin melakukan berbagai praktek baik.

 

Praktek tersebut diantaranya adalah melakukan sosialisasi anti kekerasan seksual, membuat buku pedoman, kampanye di media sosial dan juga penanganan kasus. Selain itu, juga mengikuti pelatihan dan ujian dari Puspeka.

 

Setelah menerima apresiasi ini, Irma menambahkan, pihaknya akan terus berupaya mengedukasi para civitas akademika.

 

“Sehingga, pola pikir mereka berubah bahwa hal sensitive yang dijadikan bahan bercandaan itu tidak normal dan tidak disadari bahwa ternyata itu adalah bentuk kekerasan seksual,” ujarnya.

 

Dalam waktu dekat, Tim PPKS Untag Surabaya berencana menggandeng BEM di lingkungan Untag Surabaya untuk melakukan sosialisasi terkait P3KS (Pertolongan Pertama pada Kekerasan Seksual).

 

Alasannya memilih BEM terlebih dahulu karena menurutnya, mereka merupakan garda terdepan.

 

Selain itu, alasan lainnya adalah karena butuh dukungan BEM juga yang berperan sebagai tenaga kependidikan yang melayani mahasiswa.

 

Seperti diketahui, mahasiswa memiliki peranan penting dalam menolong korban kekerasan seksual.

 

Sedangkan kehadiran Satgas PPKS sendiri perlu didukung oleh seluruh civitas akademika.

 

“Harapannya, semester depan bisa fokus mengajak korban agar lebih berani speak up,” ucapnya.

 

Irma menjelaskan, bahwa universitas dinilai dari bagaimana cara menangani kasus kekerasan seksual bukan dari banyaknya kasus.

 

“Itulah yang menjadi motivasi terbentuknya Satgas PPKS yang membantu menindak tegas laporan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Universitas,” tegasnya.

(Jeni)

Play Video
WhatsApp Image 2024-06-15 at 14.24.22
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

BBJP Ubah Sampah Kota Jadi Bahan Bakar PLTU

MEDAN, BEENEWS.CO.ID – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kota Medan meresmikan pabrik pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat Plan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pemprov DKI Imbau Warga Pendatang Baru Lapor RT/RW

Kepala Disdukcapil, Budi Awaluddin, Imbau Warga Pendatang Baru untuk Lapor RT/RW   JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan

DPR Dorong RUU Energi Baru dan Terbarukan

JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – DPR terus mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) energi baru dan terbarukan. Pasalnya, UU tersebut bakal menjadi pondasi utama untuk transisi energi ke yang

Berita Populer Bulan Ini

graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha