Menu

Play Video

Tokoh Lokal Pimpin 4 Provinsi Baru di Papua

Menteri Dalam Negeri

JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menunjuk pemimpin untuk di tiap-tiap provinsi baru di Papua.

 

Adapun empat pemimpin tersebut berasal dari tokoh lokal, yang dipercaya sebagai penjabat (Pj) gubernur atau pemimpin sementara.

 

Apolo Safanpo, ditunjuk sebagai Pj. Gubernur Papua Selatan. Sebelumnya ia merupakan Staf Ahli Mendagri Bidang Pemerintahan yang lahir di Agats, Papua, 24 April 1975 silam.

 

Kemudian, ada Nikolaus Kondomo, yang dipercaya sebagai Pj. Gubernur Papua Pegunungan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Internasional Kejagung, yang lahir di Merauke, Papua, pada 13 Maret 1964.

 

Sementara, Ribka Haluk, diberi kepercayaan untuk menjadi Pj. Gubernur Papua Tengah. Dengan latar belakang sebagai Staf Ahli Mendagri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik yang lahir di Pyramid, Papua, pada 10 Januari 1971.

 

Daerah terakhir, ada Musa’ad, yang diproyeksikan sebagai Pj Gubernur Papua Barat Daya. Sebelumnya, ia adalah Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra)Sekda Provinsi Papua.

 

Keempat pemimpin tersebut pun dilantik setelah lolos seleksi oleh Tim Penilai Akhir (TPA). Dan berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) RI Nomor 115/P Tahun 2022 tanggal 10 November 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Gubernur.

 

Terkait pengangkatan tersebut, Tito pun meminta kepada para Pj Gubernur, untuk bisa merangkul semua pihak. Hal ini dibutuhkan untuk bisa membangun stabilitas politik dan keamanan di masing-masing daerah tersebut.

 

“Rangkul semua pihak agar tercipta stabilitas politik keamanan yang baik di Papua, karena percuma semua sumber daya alam, anggaran yang ada yang cukup besar tanpa disertai dengan situasi yang tidak aman. Semua akan bisa berjalan kalau situasinya aman, politiknya stabil, semua pihak dirangkul, baru bekerja bersama-sama,” tegas Tito.

 

Tak lupa, Tito juga menekankan, agar para pemimpin di DOB Papua tersebut, dapat menjalankan amanah secara bertanggung jawab. Terutama dalam hal penggunaan anggaran untuk pembangunan DOB Papua.

 

“Para penjabat saya mohon betul-betul bekerja dengan hati, anggaran dana yang ada, Dana Otsus sudah dinaikkan dari 2% menjadi 2,25%. Dana alokasi umum nasional, anggaran yang ada setiap rupiah, gunakan betul untuk kepentingan rakyat,” pesan Tito.

 

Tito pun menjelaskan, bahwa para Pj. terpilih merupakan orang yang memiliki pengalaman, pendidikan, dan kapabilitas mumpuni untuk bisa membawa perubahan di Papua. Sehingga ia berharap, para pemimpin tersebut dapat bekerja maksimal dalam menjalankan pemerintahan di DOB Papua.

 

“Kita dukung langkah-langkah yang akan dikerjakan oleh para penjabat sambil kita awasi, dan kita betul-betul berharap kita dengan kebersamaan pemerintah pusat, daerah, provinsi, kabupaten termasuk Papua induk tetap bekerja dengan kabupaten/kota yang ada. Tentunya lebih ringan kerjaannya,” tutup Tito.

(Abdul)

Play Video
WhatsApp Image 2024-06-15 at 14.24.22
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

Aliran Bantuan Deras ke Turki, Suriah Terlupakan

BEENEWS.CO.ID – Pasca gempa berkekuatan 7,8 SR mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/02/2023), yang menewaskan lebih dari 11.000 jiwa, Turki telah menerima kucuran bantuan

Arab Saudi Rilis Aturan Baru Jelang Ramadhan

BEENEWS.CO.ID – Ramadhan kini tinggal menghitung hari, sejumlah persiapan juga dilakukan berbagai negara menjelang ibadah suci umat Islam di seluruh dunia, tidak terkecuali Arab Saudi.

Berita Populer Bulan Ini

graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha