Menu

Play Video

Cerita Instruktur LKP MediaPro Mengajar Anak Desa di Pelosok Bumi Sanggam

bocah kelas enam SD itu berlatih mengetik tiap huruf

BALANGAN, BEENEWS.CO.ID – Tangan Diki, bocah kelas enam SD itu berlatih mengetik tiap huruf yang tersaji dalam materi komputer. Perlahan, dia mempelajari tiap fungsi yang diajarkan oleh kedua instruktur, yakni Sri Rezeki Melawati dan Noor Ida Hayati.

 

Ada 20 pelajar bergantian yang terbagi dua kloter dalam mengikuti pelatihan komputer yang diadakan oleh Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) MediaPro. Kala itu sejumlah anak berjajar di selasar Kantor Desa Tarawah, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

 

“Cukup sulit, namun bisa dilewati beberapa materi yang diberikan,” ucap Diki kepada Beenews.co.id,  Rabu (4/1/2023).

 

Dalam kesempatan itu, Diki mengaku bahwa sudah melewati materi tentang pembuatan struktur organisasi, dan mengetahui bagaimana cara memfungsikan bagian kerangka-kerangka lainnya.

 

Dengan semangat, dia lanjut mengerjakan materi Daftar Pustaka dengan mengetik teks berbahasa inggris yang sebagian dibuat salah sehingga beberapa menu otomatis pun diajarkan dengan praktis.

 

“Mudah dan sedikit mengerti, kalau mengikuti arahan silabus dan intrukturnya,” ucap Diki, tersenyum.

 

Sementara itu, instruktur LKP MediaPro, Sri Rezeki Melawati, mengaku dirinya bergabung sejak 2017 silam.

 

Telah banyak yang dilewatinya, sehingga dia mengalami suka dan duka dalam menjalankan tugasnya untuk mengentaskan pendidikan komputer di pedalaman Balangan.

 

Sekitar pukul 02.00 Wita setiap harinya, mereka menyusuri beberapa kampung untuk menempuh jalan ke Desa Tarawah, Kecamatan Juai.

 

Mungkin, menurutnya sekitar 1 jam perjalanan dengan melewati beberapa kawasan desa, seperti sawah, hutan dan perlintasan batu bara, sehingga perlu perjuangan ke sana.

 

“Kami melatih komputer ke beberapa wilayah terpelosok, dan tentunya sudah lebih 20 desa yang berada di Balangan,” ungkap Mela, sapaan akrabnya.

 

Untuk wilayah jelajah tim Mediapro, Mela menyebutkan ada Desa Merah, Desa Nungka, Desa Jinamun, Desa Baruh, Desa Murung Abuin, Desa Pudak dan lainnya.

 

Wilayah terjauh pun dia tempuh demi masyarakat Bumi Sanggam agar melek teknologi, seperti Desa Mihu, Kecamatan Juai.

 

“Paling banyak 50 orang yang diajarkan di Desa Batu Merah, Kecamatan Lampihong. Instrukturnya, cuma kami berdua aja dan satu per satu anak diberi arahan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, mereka mengajar 2 kloter dalam pelatihan khusus komputer tersebut, dengan waktu masing-masing 1 jam.

 

Perempuan berkaca mata dan mengenakan kerudung hitam itu pun mengaku punya cerita yang tak terlupakan, yaitu saat berhadapan dengan preman desa.

 

“Dia (preman desa) mengamuk, katanya kenapa tidak berkabar dengannya? Tak lama polisi datang, kami pun langsung diamankan di Kodim setempat dan mengajar di sana,” ungkap Mela.

 

Namun berkat jerih payahnya itu, tim LKP MediaPro telah berhasil mengajarkan beberapa aparatur desa, guru, bahkan para perawat/dokter setempat yang ikut belajar komputer demi menunjang pekerjaannya.

 

“Bahkan, ada Bapak Polisi yang ingin belajar ketika kami sedang melatih. Ketika melihat anak-anak gemar memainkan komputer, dia pun tertarik,” tandasnya.

(Rahim Arza)

Play Video
WhatsApp Image 2024-06-15 at 14.24.22
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

Berita Populer Bulan Ini

graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha