Menu

Play Video

Epidemiolog Sarankan Tetap Gunakan Masker Meski PPKM Dicabut dan Kasus Covid-19 Melandai

JAKARTA, BEENEWS.CO.ID – Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut dan kasus Covid-19 terus melandai, masyarakat tetap disarankan untuk tetap menggunakan masker.

 

Hal itu diungkapkan langsung oleh Pakar Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman.

 

Dicky pun mengimbau, agar semua pihak untuk tetap menggunakan masker di manapun berada. Dan juga harus bisa lebih mewaspadai situasi pandemi Covid-19.

 

“Saya tetap imbau pakai masker di mana pun, kecuali anda melihat situasinya memungkinkan untuk tidak memakai masker. Karena saat ini masih penting dan masih perlu memakai masker,” ujar Dicky, pada Selasa (03/01/22).

 

Dicky pun juga turut menanggapi pernyataan dari pemerintah, terkait penggunaan masker di ruang terbuka. Tak dipungkiri, situasi pandemi saat ini sudah bisa lebih terkendali, sehingga masyarakat bisa sedikit lebih melonggarkan protokol kesehatannya.

 

Namun, Dicky tidak menjamin, terdapat sebuah tempat ruang terbuka yang sudah benar-benar bisa dikatakan ‘aman’ untuk bebas dari penularan. Sehingga pemakaian masker tidak boleh dikesampingkan.

 

“Konteksnya saat ini bergantung pada situasi. Meskipun di ruang terbuka, sehat, tapi kondisi seperti saat ini justru ada ancaman XBB 1.5 di ruang terbuka,” tegas Dicky.

 

“Jadi, ruang terbuka itu juga tidak sesuai dengan definisinya yang dikatakan ‘baik’ tadi,” tambahnya.

 

Masyarakat, lanjut Dicky, juga harus bisa memahami, apa yang wajib dilakukan begitu sakit layaknya orang terkena flu. Lantaran penggunaan masker bisa melindungi diri dan juga orang lain.

 

“Pemakaian masker kita anjurkan untuk di ruangan tertutup dan sempit, di kerumunan, sebaiknya pakai. Tetapi, sekali lagi ini kita kembalikan ke masyarakat, kalau masyarakat merasa dia sehat, di udara terbuka seperti ini tidak perlu, tidak usah,” ujar Dicky.

 

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengumumkan dan mencabut PPKM, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022 yang mulai berlaku sejak 30 Desember 2022 kemarin.

(Abdul)

Play Video
Play Video
Play Video

Bukan HOAX Share Yuk!!!

Bagikan berita kepada kerabat dan teman di chat atau sosial media!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Artikel Terkait

Berita Populer Bulan Ini

Ads Side Res 3 - Roti Syantek
graha pramuka
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
WhatsApp Image 2024-05-21 at 15.45.34
graha pramuka
graha
graha pelantaran
graha pelantaran
graha